Di kota pelabuhan yang nyaris tiap malam tertutup kabut asap dari pabrik dan kapal, Kiri, siswi SMA yang ayahnya seorang pemadam, punya bakat aneh: setiap kali asap menyelimuti, ia bisa mendengar potongan suara yang terjebak di baliknya. Rintihan minta tolong, doa yang tertelan sirene, bahkan tawa yang sudah lenyap. Ia mulai memanfaatkan kemampuan itu untuk menemukan orang hilang dan mengurai kenangan terakhir ayahnya sebelum gugur di kebakaran besar.
Ketika rangkaian kebakaran misterius mengguncang kota, suara-suara dalam asap menyebut satu nama yang sama, Mikado. Bersama Naoto dari klub radio yang jago melacak frekuensi, Kiri menyusuri lorong-lorong gelap dan atap gudang untuk mengejar dalang di balik api. Namun makin sering ia mendengar, makin tipis batas antara dirinya dan arus kenangan orang lain. Pada malam festival saat kembang api siap dinyalakan dan angin membawa asap ke seluruh distrik, Kiri harus memilih: mengikuti suara yang memanggilnya dari masa lalu, atau menyelamatkan mereka yang masih sempat bernapas hari ini.
Di kota pelabuhan yang nyaris tiap malam tertutup kabut asap dari pabrik dan kapal, Kiri, siswi SMA yang ayahnya seorang pemadam, punya bakat aneh: setiap kali asap menyelimuti, ia bisa mendengar potongan suara yang terjebak di baliknya. Rintihan minta tolong, doa yang tertelan sirene, bahkan tawa yang sudah lenyap. Ia mulai memanfaatkan kemampuan itu untuk menemukan orang hilang dan mengurai kenangan terakhir ayahnya sebelum gugur di kebakaran besar.
Ketika rangkaian kebakaran misterius mengguncang kota, suara-suara dalam asap menyebut satu nama yang sama, Mikado. Bersama Naoto dari klub radio yang jago melacak frekuensi, Kiri menyusuri lorong-lorong gelap dan atap gudang untuk mengejar dalang di balik api. Namun makin sering ia mendengar, makin tipis batas antara dirinya dan arus kenangan orang lain. Pada malam festival saat kembang api siap dinyalakan dan angin membawa asap ke seluruh distrik, Kiri harus memilih: mengikuti suara yang memanggilnya dari masa lalu, atau menyelamatkan mereka yang masih sempat bernapas hari ini.
Di kota pelabuhan yang nyaris tiap malam tertutup kabut asap dari pabrik dan kapal, Kiri, siswi SMA yang ayahnya seorang pemadam, punya bakat aneh: setiap kali asap menyelimuti, ia bisa mendengar potongan suara yang terjebak di baliknya. Rintihan minta tolong, doa yang tertelan sirene, bahkan tawa yang sudah lenyap. Ia mulai memanfaatkan kemampuan itu untuk menemukan orang hilang dan mengurai kenangan terakhir ayahnya sebelum gugur di kebakaran besar.
Ketika rangkaian kebakaran misterius mengguncang kota, suara-suara dalam asap menyebut satu nama yang sama, Mikado. Bersama Naoto dari klub radio yang jago melacak frekuensi, Kiri menyusuri lorong-lorong gelap dan atap gudang untuk mengejar dalang di balik api. Namun makin sering ia mendengar, makin tipis batas antara dirinya dan arus kenangan orang lain. Pada malam festival saat kembang api siap dinyalakan dan angin membawa asap ke seluruh distrik, Kiri harus memilih: mengikuti suara yang memanggilnya dari masa lalu, atau menyelamatkan mereka yang masih sempat bernapas hari ini.